AKIDAH AKHLAK KELAS 6B

Hari : Jumat
Tanggal : 30 Juli 2021

BERSIHKAN HATI DENGAN MEMOHON AMPUN

A. Pengertian Istigfar

Istigfar adalah tindakan meminta maaf atau memohon ampunan kepada Allah Swt. Istigfar merupakan perbuatan yang sangat penting untuk dilakukan oleh setiap muslim sebagai hamba Allah Swt. yang penuh dengan dosa dan salah. Lafal istigfar adalah


Arti dari kalimat

adalah “Aku mohon ampun kepada Allah Swt. Yang Maha Agung”. Kalimat ini harus sering diucapkan oleh kita sebagai seorang muslim yang selalu butuh ampunan dari Allah Swt., Karena itu setiap detak jantung kita, sebaiknya kita iringi dengan istigfar, karena istigfar merupakan bentuk bertobat kepada Allah Swt. Namun, dengan istigfar saja belum cukup. Kalau kita salah atau berdosa, segera beristigfar, menyesali atas kesalahan atau dosa, berjanji tidak mengulangi dan segera melakukan perbuatan baik. Istigfar, kalimat yang sangat pendek, tetapi memiliki makna yang sangat dahsyat, sangat dalam, dan sangat indah dalam hidup kita. Kalimat istigfar tidak hanya diucapkan di saat seorang muslim berbuat kesalahan dan dosa, namun juga diucapkan setiap hari. Setiap selesai shalat istigfar selalu diucapkan, sebagai wujud sikap menyesal atas kesalahan atau dosa yang dilakukan. Dengan beristigfar seseorang telah bertobat kepada
Allah Swt.
B. Luasnya Ampunan Allah Swt.
Manusia adalah tempatnya salah dan lupa. Ia sering berbuat kesalahan, baik kepada Allah Swt. maupun kepada manusia, baik itu dosa atau kesalahan kecil maupun yang besar, baik itu yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tak ada manusia yang bersih dari salah dan dosa, kecuali para nabi. Apa yang harus kita lakukan setelah berbuat kesalahan tersebut? Tentunya harus meminta maaf baik kepada Allah Swt. maupun kepada manusia. Sebaik-baik orang yang bersalah dan berdosa adalah yang bertobat dan Allah Swt. sangat mencintai hamba-Nya yang bertobat dan bersuci.

Artinya: …. Sungguh, Allah menyukai orang yang tobat dan menyukai orang yang menyucikan diri. (QS. Al-Baqarah [2]: 222)
Setelah sesorang berbuat salah seharusnya segera menyesal dan segera memohon ampun dengan memperbanyak membaca istigfar. Allah akan mengampuni dosa dan menghapuskan kesalahan kita, betapapun besar dosa dan kesalahan kita. Karena Allah Swt. Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Rahmat dan ampunan Allah Swt. sungguh sangat luas bagi hambanya yang mau bertobat. Meskipun dosa seorang hamba sebesar gunung, seluas langit dan bumi namun jika dia insyaf dan bertobat dengan sungguh-sungguh, maka dosa tersebut bisa terhapus. Sebagaimana Allah telah berfirman dalam al-Qur’an Surah az-Zumar ayat 53-54:

Jadi, jika seseorang telah berbuat salah atau dosa hendaknya segera bertobat. Jangan ditunda-tunda. Apalagi menunggu di saat sudah tua. Demikian juga di saat kita bersalah kepada sesama manusia, kita harus segera meminta maaf. Dan jika orang lain yang bersalah kepada kita, kita pun harus segera memaafkannya. Tidak perlu menunggu hari raya. Sebagian orang mungkin menunggu hingga lebaran datang. Hal ini sungguh tidak dibenarkan. Tidak ada yang mengetahui kapan ajal (kematian) seseorang akan datang. Sebagaimana firman Allah Swt. dalam surah al-A’raf ayat 34:

Artinya: Dan setiap umat mempunyai ajal (batas waktu). Apabila ajalnya tiba, mereka tidak dapat meminta penundaan atau percepatan sesaat pun. (QS. Al-A’raf [7]:34) Kebiasaan saling memaafkan di hari raya Idul
Fitri memang sangat baik. Kebiasaan ini merupakan tradisi dan budaya yang berada di negeri kita, Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Ia tumbuh berkat pemahaman dan pengamalan terhadap ajaran agama dan kehidupan bertetangga dan bermasyarakat. Kebiasaan itu sebagai bagian dari tradisi umat Islam di Nusantara yang perlu
dilestarikan.
Bagaimana cara kita memohon ampun dan meminta maaf?
1. Jika kesalahannya kepada Allah Swt. hendaknya memperbanyak membaca istigfar, berjanji tidak akan mengulanginya, dan segera berbuat kebaikan. Karena kebaikan akan menghapus keburukan.
2.Jika kesalahannya kepada sesama manusia, hendaknya: membaca istigfar, bertemu dan meminta maaf secara langsung kepada orang yang bersangkutan, dan mengembalikan hak-haknya.
Bagaimana, mudah, kan? Maukah kamu melakukannya, jika kamu bersalah?
Allah Swt. Akan mengampuni dosa dan kesalahan kita. Karena Allah Swt. memiliki sifat Maha Pengampun.

Tugas
1. Tuliskan alimat isigfar !
2. apa arti Ialimat istigfar !
3. kenapa kita harus beristigfar ?
4. kapan kita harus Beristigfar ?
5. Bagaimana cara kita mohon ampun apabila kita mempunyai kesalahan dengan manusia ?