TEMA 7 KELAS 5

Hari: Selasa
Tanggal: 09 Februari 2021
Muatan Pelajaran: IPS

Latar Belakang Kedatangan Bangsa Barat ke Indonesia

Selain rempah-rempah, ada berbagai macam alasan kenapa bangsa Barat datang ke Indonesia. Ketahuilah informasi tersebut dari teks berikut!

Sejak awal abad XV bangsa Barat mulai berdatangan ke Indonesia. Banyak faktor yang dijadikan sebagai alasan pendorongnya. Yang terpenting adalah perubahan geopolitik dan ekonomi serta perkembangan ilmu pengetahuan yang terjadi di Eropa pada waktu itu.

Musim dingin yang berkepanjangan di negara-negara Eropa menyebabkan kebutuhan akan rempah-rempah makin meningkat pesat. Selain itu, ditutupnya pelabuhan Konstantinopei oleh Kesultanan Ottoman Turki pada tahun 1453 setelah direbutnya kota pelabuhan tersebut, makin mempersulit bangsa-bangsa Barat untuk mendapatkan rempah-rempah. Pada waktu itu harga rempah-rempah senilai dengan emas.

Kemajuan ilmu pengetahuan, khususnya teknologi pelayaran yang sudah berhasil dikuasai juga menjadi alasan yang kuat bagi bangsa-bangsa Barat untuk mengarungi samudra mencari sumber rempah-rempah sekaligus menyebarkan agama Nasrani.

Mereka mengarungi samudra dengan membuka rute pelayaran baru yang tidak dikuasai oleh Kesultanan Turki Ottoman sehingga akhirnya sampai di Indonesia/Malaka pada tahun 1511. Pelayaran tersebut dimulai oleh Bangsa Portugis.

Letak Negara Indonesia berada pada posisi silang jalur perdagangan dan pelayaran yang menghubungkan antara Asia dan Eropa yang memudahkan mereka untuk mendatangi Indonesia.

Letak posisi silang yang strategis dan menguntungkan ini justru menjadi bumerang bagi bangsa Indonesia. Sejak kedatangan bangsa Barat atau Eropa itulah terjadinya era kolonialisme dan imperialisme di Indonesia yang berlangsung selama berabad-abad.

Kedatangan bangsa Barat ke Nusantara didasari oleh beberapa alasan. Berikut alasan bangsa Barat datang ke negara kita.

  1. Runtuhnya Kekaisaran Romawi
    Kekaisaran Romawi mengalami kejayaan pada masa pemerintahan Kaisar Octavianus Augustus. Namun setelah runtuhnya kekaisaran Romawi ini pada tahun 476 M berakibat pada kemunduran jalinan dagang antara Asia dengan Eropa yang mengakibatkan kehidupan wilayah tersebut makin merosot.
  1. Perang Salib
    Perang Salib merupakan perang yang melibatkan masyarakat dari Eropa melawan Turki Seljuk dan orang Arab. Perang ini disebut Perang Salib oleh orang Kristen, dan Perang Suci oleh orang Muslim. Perang ini berlangsung selama 200 tahun dan terbagi menjadi 7 periode.
  1. Jatuhnya Konstatinopel ke Umat Islam
    Pada tahun 1453 ketika Khalifah Utsmaniyah yang berpusat di Turki menguasai Konstatinopel yang sebelumnya termasuk wilayah kekuasan Kerajaan Romawi-Byzantium. Jatuhnya Konstatinopel ini dipimpin oleh Sultan Muhammad II dan menimbulkan kesulitan bagi bangsa Eropa, khususnya dalam bidang perdagangan.
  1. Pencarian Rempah-Rempah
    Harga rempah-rempah yang sangat mahal bisa disejajarkan dengan harga emas. Padahal harga yang sebenarnya di tempat asalnya sangat murah. Oleh karena itu, orang-orang Eropa ingin mengambil dari tempat asalnya secara langsung. Dengan harapan lain, bangsanya menjadi penguasa rempah-rempah di Eropa. Karena berbagai desakan tersebut, bangsa Barat berlomba-lomba melakukan ekspedisi dan berusaha mencari jalan sendiri ke pusat rempah-rempah di Asia.
  1. Penjelajahan Samudra
    Bangsa Eropa terkenal dengan kemahirannya dalam pelayaran. Selain itu, dalam pencarian rempah-rempah hingga perburuan mutiara dari timur, ada juga faktor yang mendorong penjelajahan samudra, yaitu sebagai berikut.
  1. Adanya semangat penaklukan terhadap orang-orang yang beragama Islam.
  2. Jatuhnya Konstantinopel, ibu kota Imperium ke tangan Dinasti Usmani Turki.
  3. Adanya keinginan mengetahui lebih jauh mengenai rahasia alam semesta, keadaan geografi, dan bangsa-bangsa yang tinggal di belahan bumi lain.
  4. Adanya keinginan untuk mendapatkan rempah-rempah.
  5. Kisah penjelajahan Marcopolo (1254-1324), seorang pedagang dari Venesia, Italia ke Cina yang dituang dalam buku Book of Various Experience.
  6. Ingin memperoleh keuntungan/kekayaan yang sebanyak-banyaknya.
  7. Adanya teori Copernicus dan Galileo Galilei.
  8. Ambisi 3G (Gold, Glory dan Gospel).

1) Gold
yaitu semangat mereka untuk mencari kekayaan utama, yakni rempah-rempah yang sangat mahal harganya pada waktu itu. Mereka sangat membutuhkan rempah-rempah, terutama untuk industri obat-obatan.

2) Glory
yaitu motivasi khusus untuk mencari kejayaan dengan cara mencari tanah jajahan seluas-luasnya. Di Eropa pada waktu itu terdapat paham yang menganggap bahwa bangsa yang memiliki daerah jajahan adalah bangsa yang jaya (glory).

3) Gospel
yaitu adanya misi khusus dari masyarakat Kristen Eropa untuk menyebarkan agamanya di tanah jajahan. Tugas ini mereka anggap sebagai tugas suci yang harus mereka laksanakan ke seluruh dunia.

Di Indonesia, Kristen Katolik menyebarkan ajaran Katolik di bawah pimpinan dan perlindungan Portugis. Kristen Protestan melalui para zanding menyebarkan Protestan di bawah pimpinan dan perlindungan Belanda.

  1. Kemajuan IPTEK (llmu Pengetahuan dan Teknologi)
    Kemajuan teknologi pada saat itu juga mendorong bangsa Barat untuk melakukan penjelahan yang pada akhirnya menemukan bumi Nusantara. Selain itu, penemuan seperti kompas, navigasi dan mesiu juga menjadi hal yang sangat penting. Hal itu dibuktikan dengan ditemukannya Benua Amerika oleh Colombus.

Tugas:
Setelah membaca teks dan video di atas tulislah materi Latar Belakang Kedatangan Bangsa Barat ke Indonesia, dengan bahasa kalian!